Kertas putih yang suci
Tanpa noda, tanpa dosa
Menampung setiap goresan pena
Suka duka, dosa dan pahala
Tak pernah marah
Apapun yang orang buat padanya
Disusun di rak yang rapi
Ataupun dirobek kemudian di bakar api
Dilipat untuk hiasan rumah
Ataupun di buang ketempat sampah.
Sungguh malang nasibnya
Jasanya seolah tiada berguna
Keberadaannya dipandang sebelah mata
Ia diinjak oleh manusia yang tak berjiwa
Andaikan bisa bicara
Niscaya akan berkata:
Tertawalah kamu saat ini karena dosa-dosamu telah kutulis dalam catatanku
Akulah kertas putih itu..

0 komentar:
Posting Komentar