Keindahan cinta

Adakah yang lebih indah di dunia ini dari cinta? Saya kira tidak. Rumah yang megah, harta melimpah, istri jelita dan keluarga, semuanya akan hampa tanpa cinta. Cinta telah membuat segalanya terasa indah, damai dan tenteram. Karena cinta pula tuhan menciptakan alam semesta, karena cinta Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam agar Adam selalu menyayanginya, karena cinta juga manusia selalu berkembang hingga saat ini. Tak heran jika ada orang yang memuji-muji cinta.
Cinta itu suci. Suatu nikmat yang diberikan tuhan kepada setiap manusia, ia akan menjadi penentram jiwa jika diletakkan pada tempat yang tepat dan akan menjadi malapetaka jika diletakkan pada tempat yang salah.
Apakah tempat yang pantas bagi cinta? Itulah jiwa yang bersih lagi suci. Ia ibarat tanah subur yang siap menumbuhkan tanaman-tanaman yang menghasilkan buah yang lezat dan menumbuhkan bunga-bunga yang harum semerbak. Ia seperti tetesan embun di pagi hari yang selalu membasahkan bumi dan daun-daun, tidak terlalu deras karena akan menghancurkan tanaman tidak juga kering yang membuat tanaman layu karena kekurangan air. Cinta juga bisa menuntun pemiliknya kearah yang baik seperti matahari menunjukkan arah mata angin agar tdak tersesat.
Sebaliknya, Jika cinta di letakkan di tempat yang salah ia akan menjadi malapetaka bagi pemiliknya sendiri dan orang lain. Ia seperti tanah tandus yang tak bisa menghasilkan apa-apa, kalaupun ada hasilnya kurang baik dan tidak bisa dinikmati, yang ada hanyalah keletihan. Cinta yang salah tak ubah seperti kegelapan yang tak bisa melihat apa-apa, ia hanya meraba-raba untuk bisa sampai disuatu tujuan dan tujuannyapun tak jelas dan setelah sampai iapun bingung untuk apa ia ke sana.
Setiap yang bernyawa pasti memiliki rasa cinta kecuali dua golongan yaitu orang yang mempunyai hati keras dan orang yang kurang akal atau gila. Cinta telah menjadi titah tuhan pada setiap makhluknya, tak satupun yang luput dari perasaan itu pada setiap ciptaan-Nya.
Jadi, janganlah pernah mengingkari cinta atau pura-pura tak membutuhkan cinta, karena cinta itu makanan pokok jiwa seperti tubuh yang butuh makanan untuk hidup, orang yang tidak butuh cinta adalah orang yang tidak punya jiwa. Lakasanakanlah titah tuhan tersebut, gunakanlah untuk hal yang baik-baik dan untuk untuk kemuliaan diri, dan jangan sampai cinta itu yang membuat diri terhina di depan tuhan dan manusia.

0 komentar:

Posting Komentar