Kesempatan

Pernahakah kau mendengarkan
Deru angin membelah kesunyian
Saat dingin munusuk tulang
Selimut tebal menjadi teman sejati saat itu
Tapi lihatlah di ujung sana
Secercah api membawa pengharapan
Dekatilah dia
Panasnya cukup untuk menghangatkan badan
Cahayanya dapat menerangi malam
Menfaatkanlah ia sebaik mungkin
Janagn biarkan angin meniupnya lagi
Bila ia padam
Dunia akan gelap kembali
Jagalah dia, ambillah menfaatnya
Engkau akan merasakan kedamaian
Tertidur pulas dengan hati yang tentram
Hingga kokokan ayam
Saat malam telah berganti pagi.

0 komentar:

Posting Komentar