Kejujuran Hati

Aku tak bisa menulis
Aku hanya bisa merasa
Berkata jujur akan perasaanku
Ketika ia berkata aku jatuh cinta
Tapi di mana keberanianku
Tak segagah dalam khayalan
Yang mengarungi lautan
Dan terbang jauh mengelilingi semesta
Sekarang sampai di mana aku akan bertahan
Memendam perasaan
Lidahku…..mataku…….
Semuanya membungkam
Sedangkan ku tahu takkan kuat dengan perasaan ini
Aku tahu cinta itu takkan hampa
Tapi apa…… apa……..?!
Apa yang kupikirkan…
Kegagalan masa lalukah
Atau kekhawatiran menatap kedepan
Ya rabbi yang menggenggam hati dan jiwa
Berilah aku pilihan dalam kebingungan ini
Teguhkanlah hatiku atas pilihan itu
Aku tak mau tersiksa dalam tekanan perasaan
Aku ingin merasakan bahwa dunia itu memang indah

Cinta atau benci

Kadang benci itu tak ada sebelum datang cinta
Lihatlah setiap wajah yang penuh senyum
Dengarlah canda tawa disetiap sudut ruangan
Semua terlihat indah…..
Benci itu memang dating karena cinta
Cinta itu terlihat indah
Tapi apa bedanya dengan musuh yang mengadu domba
Lihat pertengkaran itu ….
Dengarlah hujatan-hujatan itu….
Disana ada kata-kata cinta sebagai awal permasalahan
Siapa yang mencari cinta
Berarti telah dibuntuti oleh rasa benci
Bahkan sebelum cintapun benci itu mencengkram
Bukan tanpa sebab
Tapi hati lebih dulu terluka sebelum cinta sempat bersemi
Sekarang aku bertanya
Adakah cinta yang benar-benar indah
Bukan hanya mimpi penghias tidur
Kalau benar ada tunjuki aku cinta
Sebelum cinta itu dikalahkan benci.

Percaya

Engkau adalah perhiasan aku percaya itu
Engkau bagaikan sinar renbulan akupun percaya itu
Orang mengatakan engkau indah, akupun tak bisa mnegingkari
Tapi lagi-lagi aku ragu
Apakah semua keindahanmu bisa membuat tenteram
Bisakan menunbuhkan bunga yang telah layu
dan menyuburkan rerumputan agar terlihat hijau kembali
Sekali lagi aku merasa ragu
Bahkan keindahan itu hanyalah seonggok api di ujung sana
Sementara aku keidinginan disini
Manfaat apa yang dapat kuambil darimu
Ternyata keindahan itu tak bisa menbantuku
Sekarang aku mulai tidak percaya
Aku melihat keindahan itu adalah racun
Orang memang tidak akan mati seketika
Tapi ditebas pedang mngkin lebih baik
Daripada tersiksa oleh racun keindahan itu
Perlahan-lahan mulai menggerogoki kerongkongan
Lihatlah beberapa saat kemudian
Badan mulai mengurus
Tatapan mata terlihat sayu
Bibirpun tak bergerak lagi
Inginnya rasanya mati tapi waktunya belum tiba
Sekarang bisa kupastikan
Keindahan itu semu
Yang ada hanyalah pembunuh yang bersmbunyi di balik topeng.

Kesempatan

Pernahakah kau mendengarkan
Deru angin membelah kesunyian
Saat dingin munusuk tulang
Selimut tebal menjadi teman sejati saat itu
Tapi lihatlah di ujung sana
Secercah api membawa pengharapan
Dekatilah dia
Panasnya cukup untuk menghangatkan badan
Cahayanya dapat menerangi malam
Menfaatkanlah ia sebaik mungkin
Janagn biarkan angin meniupnya lagi
Bila ia padam
Dunia akan gelap kembali
Jagalah dia, ambillah menfaatnya
Engkau akan merasakan kedamaian
Tertidur pulas dengan hati yang tentram
Hingga kokokan ayam
Saat malam telah berganti pagi.

Kecemasan

Dadaku bergetar
Saat ada yang bertanya
Kabar tentang dirimu
Hatiku menjadi cemas
Takut seandainya
Dirimu harus dimiliki orang lain
Aku memang jatuh cinta padamu
Kuakui walau kau tak tahu
Lihatlah sinar mataku
Perlahan kau akan tahu
Disana ada getaran cinta
Mengertilah perasaanku
Pahamilah keadaanku
Aku tak berani bila seandainya
Menerima kenyataan pahit
Biar kupendam perasaan ini
Temanku dalam menjalani hidup
Cintaku takkan pernah berkurang
walau kau harus berbagi
tapi cintaku tetap abadi

Jawaban

Aku tak bisa menjawab
Ketika hatiku berkata
Diakah yang kucinta
Diakah yang datang dalam mimpi
Aku tak bisa menjawab
Ketika jiwa bergetar saat melihatnya
Ketika pikiran melayang saat mengingatnya
Inikah cinta…?
Aku tak bisa menjawab
Ketika mataku tertunduk
Saat dia menatapku
Lidah terasa berat di saat berada di depannya
Aku tak bisa menjawab
Apakah cinta bersemi kembali
Yang telah lama hilang dikikis zaman
Aku tak bisa menjawab
Saat hati memberontak
Panas cinta membara di dada
Keadanpun seolah memberi kesempatan
Untuk mengatakan
Aku jatuh cinta padamu….!?