Bunga cinta

Saat kau menatap dalam
Dan mulutmupun terdiam
Kurasa hatiku bergetar
Jiwaku menumbuhkan bunga-bunga segar
Tak usah kau menghalau awan
Saat bunga butuh siraman
Biarlah ia menurunkan hujan
Menyirami bunga-bunga yang mulai kekeringan
Kau tak berharap pada awan yang kosong
Tapi awan itu banyak mengandung air
Harapanmu tiadalah hampa
Bagiku harapmu suatu anugrah
Seperti seorang pengembara
Yang mengharapkan sinar rembulan
Di tengah malam yang gelap gulita

By: Zaidan

0 komentar:

Posting Komentar